The Noble Quran
The Noble Quran
Search in the Quran
Surah (Chapter) number   Ayat (verse) No 
Browse Surah (Chapter)   
Surah (Chapter) Name: Faathir  Total Ayats (Verses): 45  Displaying: 1-10 
Select Pages: 1  2 3 4 5   
In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful
الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ Listen to this ayat (verse)
Al-Ĥamdu Lillāhi Fāţiri As-Samāwāti Wa Al-'Arđi Jā`ili Al-Malā'ikati Rusulāan 'Ūlī 'Ajniĥatin Mathnaá Wa Thulātha Wa Rubā`a Yazīdu Fī Al-Khalqi Mā Yashā'u 'Inna Allāha `Alaá Kulli Shay'in Qadīrun
35.1. Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan ma- laikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
 
مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Listen to this ayat (verse)
Mā Yaftaĥ Allāhu Lilnnāsi Min Raĥmatin Falā Mumsika Lahā Wa Mā Yumsik Falā Mursila Lahu Min Ba`dihi Wa Huwa Al-`Azīzu Al-Ĥakīmu
35.2. Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang dita- han oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya se- sudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
 
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ ۚ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ Listen to this ayat (verse)
Yā 'Ayyuhā An-Nāsu Adhkurū Ni`mata Allāhi `Alaykum Hal Min Khāliqin Ghayru Allāhi Yarzuqukum Mina As-Samā'i Wa Al-'Arđi Lā 'Ilāha 'Illā Huwa Fa'annaá Tu'ufakūna
35.3. Hai manusia, ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi ? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan) ?
 
وَإِنْ يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ Listen to this ayat (verse)
Wa 'In Yukadhdhibūka Faqad Kudhdhibat Rusulun Min Qablika Wa 'Ilaá Allāhi Turja`u Al-'Umūru
35.4. Dan jika mereka mendustakan kamu (sesudah kamu beri peringatan) maka sungguh telah didustakan pula rasul-rasul sebelum kamu. Dan hanya ke- pada Allahlah dikembalikan segala urusan.
 
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۖ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ Listen to this ayat (verse)
Yā 'Ayyuhā An-Nāsu 'Inna Wa`da Allāhi Ĥaqqun Falā Taghurrannakumu Al-Ĥayā Atu Ad-Dunyā Wa Lā Yaghurrannakum Billāhi Al-Gharūru
35.5. Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali- kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.
 
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا ۚ إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ Listen to this ayat (verse)
'Inna Ash-Shayţāna Lakum `Adūwun Fa Attakhidhūhu `Adūwāan 'Innamā Yad`ū Ĥizbahu Liyakūnū Min 'Aşĥābi As-Sa`īri
35.6. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala
 
الَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ Listen to this ayat (verse)
Al-Ladhīna Kafarū Lahum `Adhābun Shadīdun Wa Al-Ladhīna 'Āmanū Wa `Amilū Aş-Şāliĥāti Lahum Maghfiratun Wa 'Ajrun Kabīrun
35.7. Orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan dan pa- hala yang besar.
 
أَفَمَنْ زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ فَرَآهُ حَسَنًا ۖ فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۖ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَاتٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَصْنَعُونَ Listen to this ayat (verse)
'Afaman Zuyyina Lahu Sū'u `Amalihi Fara'āhu Ĥasanāan Fa'inna Allāha Yuđillu Man Yashā'u Wa Yahdī Man Yashā'u Falā Tadh/hab Nafsuka `Alayhim Ĥasarātin 'Inna Allāha `Alīmun Bimā Yaşna`ūna
35.8. Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik peker- jaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan) ? Maka sesungguhnya Allah me- nyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dike- hendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
 
وَاللَّهُ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَاهُ إِلَىٰ بَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَحْيَيْنَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ كَذَٰلِكَ النُّشُورُ Listen to this ayat (verse)
Wa Allāhu Al-Ladhī 'Arsala Ar-Riyāĥa Fatuthīru Saĥābāan Fasuqnāhu 'Ilaá Baladin Mayyitin Fa'aĥyaynā Bihi Al-'Arđa Ba`da Mawtihā Kadhālika An-Nushūru
35.9. Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerak- kan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu.
 
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا ۚ إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ ۚ وَالَّذِينَ يَمْكُرُونَ السَّيِّئَاتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۖ وَمَكْرُ أُولَٰئِكَ هُوَ يَبُورُ Listen to this ayat (verse)
Man Kāna Yurīdu Al-`Izzata Falillāhi Al-`Izzatu Jamī`āan 'Ilayhi Yaş`adu Al-Kalimu Aţ-Ţayyibu Wa Al-`Amalu Aş-Şāliĥu Yarfa`uhu Wa Al-Ladhīna Yamkurūna As-Sayyi'āti Lahum `Adhābun Shadīdun Wa Makru 'Ūlā'ika Huwa Yabūru
35.10. Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuli- aan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik [1250] dan amal yang saleh dinaikkan-Nya [1251]. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana ja- hat mereka akan hancur.

[1250] Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa perkataan yang baik itu ia- lah Kalimat Tauhid yaitu "Laa ilaaha illallaah"; dan ada pula yang mengatakan zikir kepada Allah dan ada pula yang mengatakan semua perkataan yang baik yang diucapkan karena Allah. [1251] Maksudnya ialah bahwa perkataan baik dan amal yang baik itu dina- ikkan untuk diterima dan diberi-Nya pahala.